Pengaruh Latihan Interval Terhadap Hasil Kecepatan Lari 60 Meter Siswa Putra Kelas Xi Man Panimbang Kabupaten Pandeglang

Penulis

  • N. Komariah

Kata Kunci:

Latihan Interval, Kecepatan Lari 60 Meter

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kecepatan lari siswa putra Kelas XI MAN Panimbang Kabupaten Pandeglang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan interval terhadap hasil kecepatan lari 60 meter siswa putra kelas XI MAN Panimbang Kabupaten Pandeglang.

Penelitian ini dilaksanakan di MAN Panimbang Kabupaten Pandeglang dengan menggunakan metode eksperimen, desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah the one group pre test-post test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa putra Kelas XI MAN Panimbang Kabupaten Pandeglang menggunakan sampel sebanyak 30 siswa.

Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberi latihan interval hasil tes awal rata-rata kecepatan lari 60 meter siswa putra kelas XI MAN Kabupaten Pandeglang sebesar 10,38 detik, sesudah diberi latihan interval rata-rata kecepatan larinya menjadi 9,08 detik hal ini menunjukan peningkatan sebesar 1,3 detik. Berdasarka perhitungan uji beda dengan uji paired smple test nilai thitung (34,018) lebih besar dari nilai ttabel (2,045), atau t hitung (34,018) > t tabel (2,045), hal ini menunjukan terdapat perbedaan kecepatan lari 60 meter sebelum dan sesudah diberi perlakuan latihan interval.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan interval berpengaruh terhadap kecepatan lari 60 meter siswa putra kelas XI MAN Panimbang Kabupaten Pandeglang.

Referensi

Arikunto. S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Rineka Cipta.

Arikunto. S, (2008). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta, Bumi Aksara.

Bahagia, Yoyo. (2005). Teori dan Praktek Atletik. Bandung:FPOK-UPI

_________ (2010). Teori dan Praktek

Atletik. Bandung:FPOK-UPI

Dadan Heryana dan Giri Verianti,2010, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk Siswa SD-MI kelas V, Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional

Depdiknas. 2003. Undang – Undang RI Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Depdiknas.

Dikdik Zafar.(2010). Pembinaan Kondisi Fisik. Bandung:FPOK-UPI

Djumidar, (2001). Dasar-dasar Atletik. Jakarta, Universitas Terbuka

Carr. A, Gerry, (2002). Atleti Untuk Sekolah . Jakarta, Raja Grafindo Persada

Harsono (2005).Coaching dan Aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta: Tambak Kusuma

Kemdikbud.(2011). Kamus Bahasa Indonesia Untuk Pelajar. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Lutan, R (2001), Pengembangan Sistem Pembelajaran Modul Mata Kuliah Penelitian Pendidikan Olahraga, Bandung: UPI

McMane, F, (2008). Dasar-Dasar Atletik. Bandung, Angkasa

Muhajir, (2006). Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan. Jakarta, Erlangga

Riyadi. Tamsir, (1985). Petunjuk Atletik. Yogyakarta, FPOK IKIP

Saputra. Y, (2009). Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta, Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI

Sidik, (2010). Mengajar dan Melatih Atletik, Bandung, Rosda

Soebroto. M, (2008).Tuntunan Mengajar Atletik. Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sugito, Bambang. W, Ismaryati. (2003). Pendidikan Atletik. Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Suharno, (2006). Metodologi Pelatihan. Yogyakarta, FPOK IKIP Yogyakarta Syafruddin, (2002). Pengantar Ilmu Melatih. Padang, FPOK IKIP Padang

Unduhan

Diterbitkan

01-09-2019