Analisis Kesantunan Berbahasa Siswa Kelas Vii A Dalam Interaksi Terhadap Guru Dan Teman Sebaya Di Smpn 2 Angsana

Authors

  • Novianti Sisilia STKIP Mutiara Banten
  • Christian Erikson Sitio STKIP Mutiara Banten
  • Arifin Sitio STKIP Mutiara Banten
  • Uyung amilul Ulum STKIP Mutiara Banten
  • Trievena Handayani STKIP Mutiara Banten

Keywords:

kesantunan berbahasa, pragmatik, interaksi pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa siswa dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII A SMPN 2 Angsana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji fenomena penggunaan bahasa siswa dalam situasi pembelajaran di kelas. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi langsung, perekaman percakapan, transkripsi tuturan, pencatatan lapangan, serta wawancara dengan guru dan beberapa siswa. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk tuturan siswa berdasarkan prinsip kesantunan menurut Geoffrey Leech yang meliputi maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam interaksi antara guru dan siswa ditemukan enam tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa. Tuturan tersebut meliputi bentuk deklaratif, interogatif, imperatif, dan ekslamatif yang menunjukkan kepatuhan terhadap maksim kearifan dan maksim pujian. Sementara itu, dalam interaksi antar siswa ditemukan delapan tuturan yang menunjukkan kepatuhan terhadap maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa masih diterapkan oleh siswa dalam proses pembelajaran, meskipun terdapat variasi penggunaan bahasa yang dipengaruhi oleh hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik khususnya dalam bidang kesantunan berbahasa di lingkungan pendidikan. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi guru dan pihak sekolah dalam meningkatkan pembinaan karakter siswa melalui penggunaan bahasa yang santun dalam kegiatan pembelajaran.

References

Chaer, Abdul. 2010. Pragmatik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Leech, Geoffrey. 2022. Principles of Pragmatics. London: Longman.

Mailani, dkk. 2022. Pragmatik dan Analisis Tuturan.

Published

29-07-2026

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>